Di sebuah halaman rumah pertanian di lereng bukit tanah kuning, tiga orang asing datang: Li Jianguo yang suka membual, Wang Daqiang yang jujur dan polos, serta Liu Jie yang pendiam. Tuan rumah, Nenek Wang, menetapkan tiga aturan bagi mereka. Tiga keluarga tinggal berdesakan di satu halaman, dari berebut keran air, mencuri daun bawang, memutus tali jemuran, hingga bergiliran membersihkan kakus, bersama-sama menimba air, dan mengumpulkan uang untuk merayakan Tahun Baru. Hari-hari berlalu dengan lika-liku, dan buku catatan Nenek Wang mencatat air mata dan senyum setiap orang di halaman itu. Satu halaman, empat keluarga, satu musim semi, tetangga seumur hidup.
Masuk untuk ikut berdiskusi