Musim baru acara ini melanjutkan inti utama humaniora mendalam dan pengalaman nyata, dengan tema 'gunung dan sungai sebagai ruang kelas, berjalan sebagai pertumbuhan', mengajak penonton memulai perjalanan yang menyembuhkan dan mendidik. Memecah pola tradisional acara perjalanan humaniora, mengubah berjalan menjadi praktik pertumbuhan multidimensi. Acara ini secara inovatif menggabungkan pengalaman kerja mendalam dengan belajar sambil berwisata imersif, menjadikan setiap perhentian sebagai ruang kelas tiga dimensi yang dapat disentuh, diikuti, dan direnungkan: para tamu bukan lagi turis yang sekadar melihat, melainkan menjadi penduduk lokal, bekerja dan menuai bersama penduduk setempat untuk merasakan kekuatan pertumbuhan tanaman, menyaksikan proses lahirnya makanan di depan tungku, benar-benar memahami makna budaya bahwa setiap butir nasi dan setiap sayur tidak mudah didapat; juga menggunakan pemandangan alam sebagai bahan ajar, merenungkan hubungan simbiosis antara ekologi dan kehidupan di antara gunung, sungai, dan lautan, serta merasakan kebijaksanaan dan kehangatan dalam kehidupan sehari-hari melalui praktik.
Masuk untuk ikut berdiskusi