Seorang pemilik bar yang ekstrovert dan populer, meskipun sehari-hari senang berada di tengah keramaian, di lubuk hatinya ia selalu menyimpan kerinduan halus pada kekasihnya yang telah tiada sepuluh tahun lalu. Setiap kali ia bertemu dengan wanita yang wajahnya mirip dengannya, ia tanpa sadar berhenti dan menatap, tenggelam dalam pusaran kenangan.
Masuk untuk ikut berdiskusi