35 pramuniaga senyum setelah menjalani pelatihan profesional selama hampir satu bulan, dibagi menjadi beberapa kelompok untuk pergi ke berbagai kota di seluruh negeri dan mengelola kedai minuman. Mulai dari pengembangan produk hingga operasional toko, para peserta akan membangun sistem operasional yang terperinci dalam skenario bisnis nyata, menyampaikan kepedulian humanistik perkotaan melalui kehangatan secangkir minuman, dan menafsirkan nilai merek secara mendalam sebagai pemilik usaha. Ketika usaha dan peluang bertabrakan dalam hiruk-pikuk kehidupan kota, setiap penjelajah akan menemukan koordinatnya sendiri.
Masuk untuk ikut berdiskusi