Stella Hart mencintai Ashton Voss tanpa menyisakan sedikit pun harga diri. Pewaris kerajaan perhiasan berusia seabad itu menyalahkan Stella atas kebakaran tujuh tahun lalu—yakin bahwa Stella mengabaikan teriakannya demi menyelamatkan orang asing. Tiga tahun Ashton menghukumnya: menyodorkan 100 surat cerai, dan 100 kali pula Stella memohon agar tidak ditinggalkan. Pada surat ke-101, Stella berhenti memohon. Tidak setelah Ashton memaksa Stella yang alergi untuk minum alkohol di depan teman-temannya. Tidak setelah saudara tirinya menghancurkan liontin mendiang ibunya. Dan tidak setelah tamparan Ashton merusak alat bantu dengar yang dipakainya sejak pukulan sang ayah merenggut pendengarannya di usia 19 tahun. Berbalut gaun merah darah, Stella menandatangani surat itu—lalu pergi ke pelukan Ethan Morrow, taipan Lembah Silikon yang diam-diam mendanai riset kanker mendiang ibunya selama bertahun-tahun. Ashton baru sadar saat semuanya terlambat. Dia memohon, mabuk-mabukan, bahkan mencoba menghancurkan reputasi Stella agar tidak ada pria lain yang bisa memilikinya. Namun, kau tidak bisa menghancurkan wanita yang sudah melangkah pergi—kau hanya bisa menatapnya bersinar di tempat yang tak lagi bisa kau gapai. Tiga tahun Ashton menganggap Stella tak berharga. Kini, dia harus menghabiskan sisa hidupnya mencari tahu ke mana bintangnya pergi.