Setiap tahun, sekitar 200.000 jenazah di Jepang dikategorikan sebagai kematian dengan penyebab tidak diketahui, dan kurang dari sepuluh persennya menjalani otopsi forensik. Untuk mengubah situasi ini, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan memprakarsai pembentukan tim forensik profesional MEJ (Medical Examiner Japan) yang memiliki wewenang untuk memerintahkan penyelidikan dan melakukan otopsi.
Masuk untuk ikut berdiskusi