Presiden Grup Pei, Pei Shili, selama ini berpura-pura menjadi playboy untuk menghindari perjodohan, tetapi bertemu dengan putri keluarga Lu, Lu Ning, yang terjebak dalam pernikahan politik dan memaksakan diri menjadi 'ratu malam'. Demi menstabilkan harga saham dan menyelamatkan keluarga, mereka menikah secara tidak sengaja dan membuat taruhan: 'Siapa yang peduli pada pasangannya, dialah cucu.' Setelah menikah, mereka sering bertengkar, sampai suatu hari Pei Shili dengan tegas membela Lu Ning di sebuah pesta. Seiring waktu, mereka menyadari bahwa keduanya sebenarnya masih polos dalam hal cinta. Di bawah aturan keluarga Pei yang 'hanya bisa mati, tidak boleh bercerai', mereka melepas topeng, menyelesaikan kesalahpahaman, dan akhirnya saling terbuka. Dari pura-pura menjadi nyata, mereka menikah dengan bahagia.
Masuk untuk ikut berdiskusi