Ibu mertua masuk ke ruang tamu dengan riasan wajah yang sempurna, pandangannya berhenti sejenak pada sang menantu laki-laki, dan udara dipenuhi ketegangan yang tersembunyi. Ujung jarinya menyentuh sandaran sofa, gerakannya memancarkan hasrat yang tertahan. Kedatangan menantu laki-laki yang menumpang itu perlahan mengubah keluarga ini; cahaya lampu malam memantulkan keintiman yang penuh pengertian namun ambigu antara dirinya dan sang menantu.
Masuk untuk ikut berdiskusi