Lin Feng yang baru keluar dari penjara ditantang di jalan oleh seorang wanita cantik berbaju ketat. Tanpa ragu, ia menekannya ke kap mobil, mengangkat roknya, dan langsung menghantamkan tubuhnya ke dalam liang basah yang menggoda. Kaki indah berbaju ketat itu terbuka lebar, erangannya tak henti, payudaranya bergoyang menempel kap mobil, sepenuhnya ditaklukkan oleh pria yang baru bebas itu. Tiga tahun di penjara tak memudarkan keganasannya, justru membuat hasratnya makin langsung—wanita yang ia inginkan, harus ia dapatkan saat itu juga. Di bawah tinju besi, tak ada ruang untuk menolak, hanya akhir yang membuat lutut lemas karena digenjot habis-habisan.